Tampilkan postingan dengan label Gayo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gayo. Tampilkan semua postingan

dari “Diculik” hingga “Gayo 6,2 SR”

Catatan: Iranda Novandi
MALAM itu, Sabtu, 4 Januari 2014 jarum jam menunjukkan angka yang makin meninggi, sekaligus menandaikan beberapa saat lagi akan tiba waktunya tengah malam. Ya, sekitar pukul 22.30 wib, kalau memori ingatan ku belum salah.

Lintas Tengah Aceh, antara Pesona dan Nestapa

Oleh: Iranda Novandi
MENJELAJAH wilayah tengah Aceh rasanya bagai menembus waktu yang tak berujung. Jarak tempuh yang harus dilalui dari Banda Aceh, ibukota Aceh, hingga menuju Aceh Tenggara setidaknya membutuhkan waktu 14-15 jam perjalanan darat.

Jalan lintas tengah ini melintasi tujuh kabupaten mulai Aceh Besar-Pidie-Pidie Jaya-Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah-Gayo Lues dan terakhir di Aceh Tenggara. Di samping rentang waktu dan jarak yang ditem­puh teramat lama dan jauh, medan yang dilalui bukanlah sesuatu yang mengenakkan.

Rentang waktu dan rentang kendali inilah yang selalu menjadi masalah besar bagi masyarakat di pedalaman lintas tengah Aceh jika ingin berhu­bungan dengan ibukota provinsi. Jalan darat adalah pilihan utama bagi masyarakat.
Danau Laut Tawar

SEJUK LintasGAYO, Mimpi yang Jadi Kenyataan

Catatan Iranda Novandi
HARU bercampur bangga. Itulah perasaan jiwa dan getaran hati saat mendengar kabar Sekolah Menulis LintasGayo mulai berdiri dan melakukan aksinya pada 5-6 Oktober 2017. Bagi ku istilah “Sekolah Menulis” ini lebih cenderung pada penggunaan kata “Sekolah Jurnalistik” yang di singkat menjadi “Sejuk”.

Ya.. SEJUK LintasGAYO. Nama itu serasa lebih mengenak dengan sejuknya udara dingin di dataran tinggi Gayo. Sejuk terasa hingga ke hati. Bahwa hakekat dari jurnalistik itu, yang kini sebagai ilmu terapan, memang harus pada regenerasi.

60 Jam Sebelum Gempa -- kilas balik 4 tahun Gempa Gayo --

Catatan Iranda Novandi
MINGGU, 30 Juni 2013. Pagi itu, jam menunjukan pukul 08.30 menit. Mataharipun sudah memperlihatkan keperkasaanya menyinari bumi. Namun, suasana sejuk masih menyelimuti pori-pori bahkan terkadang menyucuk hingga ke tulang.