Damai Aceh dan Kemerdekaan dalam Filosofi Saman

Catatan Iranda novandi
TERIMAKASIH Tgk Syekh Saman. Dikau telah ajari kami berseni dan memahami makna hidup dalam setiap lekuk dan gerak dari tarian yang Dikau ciptakan pada sekitar abad XIV Masehi. Bumi dan alam Gayo, telah memberi inspirasi dalam setiap nafas dan gerak dalam tarian energik yang tercipta.

Sebagai seorang ulama besar dari dataran tinggi Gayo, Dikau telah mampu menjelma dalam diri sanubari kehidupan masyarakat. Desah nafas Gayo ada di dalam tarian itu dan kini desah nafas itu menjadi desah dunia.

Elegi Bocah di Pedalaman Gayo

Oleh: Iranda Novandi
“ANAK-anak Ayah jangan lupa salat, berdoa untuk orang tua, rajinlah mengaji dan pelajaran sekolah. Juga berdoa untuk Ayah di sini ya, Nak. Kelak kalian akan menjadi sukses karena kalian anak-anakku yang cerdas,” ujar lelaki paruh baya itu.

Kemarau Datang, Hutang Melilit

Oleh: Iranda Novandi
MALANG tak bisa ditolak, untung tak bisa diraih. Itulah yang dirasakan petani padi di Aceh Besar. Kondisi ini karena sawah mereka harus mengalami gagal panen atau puso karena kemarau yang melanda Aceh, khususnya wilayah mereka, saat ini.
Kondisi sawah di Lamsayeun

Dari Sinabung Menyambung Hidup di Tanoh Gayo

Oleh: Iranda Novandi 
MENJELANG siang, Sabtu, 8 Juli, semilir angin tak mampu mem­bunuh dingin meski Matahari mulai hangat menyinari Bumi. Di tengah udara dingin yang menusuk pori-pori, sejumlah warga terlihat larut dalam aktivitasnya di kebun mereka.

Ini Dia, Bupati Termuda di Aceh

Catatan Iranda Novandi

PADA 7 Maret 2017 lalu, usianya baru genap 36 tahun. Dalam hitungan matang usia manusia, masih tergolong sangat muda. Sebab, banyak pendapat pakar menyatakan usia matang manusia itu yakni di usia 40 tahun.

Lima Masjid Megah dan Bersih di Lintas Utara Aceh

Catatan Iranda Novandi
BILA anda berpergian dari Banda Aceh menuju lintas utara-timur Aceh atau sebaliknya, kita akan menjumpai puluhan masjid indah dan megah. Namun, dari puluhan masjid itu ada sejumlah masjid yang tergolong megah dan bersih.

Bersih ini, bukan saja areal masjid dan dalam masjid, namun juga toilet juga terlihat bersih. Berikut ini lima masjid yang tergolong megah dan bersih itu. Tulisan ini, tidak bermaksud menilai masjid lain kurang bersih, namun masjid-masjid ini merupakan masjid yang sempat penulis singgahi dalam perjalan lintas utara-timur Aceh baru-baru ini.

Ø  Masjid Raya Pase, Panton Labu Aceh Utara


Masjid ini didirikan atas prakarsa seorang tokoh masyarakat Aceh Utara, Muhammad Ansari atau akrab disapa Harun Kumis, pada 1972. Peletakan batu pertama dilakukan Kementrian Agama yang diwakili Dirjen Agama Islam Departemen Agama RI, didampingi tokoh masyarakat Pantonlabu, Teungku Ibrahim Thaib dan Teungku H. M Amin Umar.

Ø  Masjid Islamic Centre Lhokseumawe


Berada di pusat kota, masjid ini merupakan masjid termegah di Kota Lhokseumawe. Didirikan sejak tahun 2001 silam di atas lahan seluas 33.748 meter dengan luas bangunan 16.475 meter persegi menjadikan masjid itu sebagai pusat perhatian warga yang berkunjung ke kota itu.

Ø  Masjid Baiturrahman Lhokseumawe


Masjid ini letaknya memang tergolong strategis, yakni di tengah-tengah Kota Lhokseumawe.

Ø  Masjid Besar Murtadha Simpang Mulieng Aceh Utara


Lokasinya berada sekitar 100 meter dari jalan Raya Banda Aceh-Medan menuju Tanah Pasir. Atau Persisnya sebelah kanan dari arah Medan dan sebelah kiri dari arah Banda Aceh.

Ø  Masjid Nurul Falah Bukaih, Aceh Utara


Masjid Jamik Nurul Falah terleta dipinggir jalan negara Banda Aceh-Medan, Gampong Keude Bungkaih Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Komplek masjid ini luasnya ± 2000 meter, berasal dari waqaf masyarakat.


Inilah lima masjid yang sempat tercatat di kawasan Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. InsyaAllah, dalam waktu yang lain kita akan ulas masjid-masjid lainnya di Aceh.

60 Jam Sebelum Gempa -- kilas balik 4 tahun Gempa Gayo --

Catatan Iranda Novandi
MINGGU, 30 Juni 2013. Pagi itu, jam menunjukan pukul 08.30 menit. Mataharipun sudah memperlihatkan keperkasaanya menyinari bumi. Namun, suasana sejuk masih menyelimuti pori-pori bahkan terkadang menyucuk hingga ke tulang.

Lamlhom, “Pabrik” Kue “Raksasa” di Aceh Besar

Oleh: Iranda Novandi
NAMANYA Butet, seperti nama panggilan untuk anak perem­puan su­ku Batak di Sumatera Utara (Su­mut). Tapi, tidak ada sedikitpun darah Ba­tak mengalir di tubuhnya. Itu hanya nama panggilan saja sejak kecil dan melekat hingga saat ini.

Hati-hati Sajadah Bergambar Anjing

Catatan: Iranda Novandi
PADA Bulan Ramadhan sperti saat ini atau menjelang lebaran Idul Fitri, salah satu kebiasaan kita sebagai umat muslem yakni membeli sajadah, yang digunakan untuk kebutuhan Shalat Tarawih atau nanti untuk Shalat Idulfitri 1438 H.

Syaitan Antarkan Seorang Pemuda ke Masjid…?

Diceritakan Ulang oleh Iranda Novandi

BANYAK kisah inspiratif yang menggugah dan mengajak kita menunju kebaikan. Sampai-sampai syaitan sekalipun ikut memberi inspirasi bagi kita, jika selalu iklas dan istiqamah dalam menjalani ibadah dengan benar-benar hanya karena Allah SWT.